Membangun Jaringan WiFi Satu Desa (RT RW Net)

0
foto:pixabay.com

Bisa ga ya kira-kira kalau membuat jaringan wifi/internet satu desa? jawabannya adalah bisa. Jadi skemanya ada satu rumah sumber wifi kemudian disebar ke rumah-rumah lain hingga wifi tersebut bisa dinikmati banyak orang / banyak rumah. Skema ini bernama RT RW Net, saya mengenal RT RW Net ini dari pak Onno W Purbo. Beliau adalah pakar jaringan di Indonesia.
Artikel ini akan membahas sekilas tentang apa itu RT RW Net, Bagaimana fungsi dancara kerjanya serta alat-alat yang dibutuhkan sehingga mampu untuk membangun sebuah jaringan wifi.

Pertama, apa itu RT RW Net sudah dijelaskan diatas yaitu Penyebaran internet atau penyebaran wifi dari satu sumber ke rumah-rumah. 
Misalkan di kampung kita atau di daerah rumah belum terjangkau jaringan wifi seperti indihome, mnc play, first media, my republic dan lain sebagainya. Hanya satu rumah yang memiliki jaringan wifi. Nah karena kebutuhan internet cukup besar akhirnya pemilik wifi tersebut membeli alat-alat agar wifinya bisa tersalur dari rumah ke rumah.

Keuntungannya apa sih membuat RT RW Net?
  1. Tetangga sebelah bahkan satu desa bisa menikmati internet wifi.
  2. Biaya bulanan murah, Bayangkan saja jika satu rumah tadi membayar tagihan wifi 400rb / bulan dibagi menjadi beberapa rumah untuk patungan jadinya kan lebih murah. Misal katakanlah ada 8 rumah yang bergabung jadi setiap rumah iuran sebesar 50rb. lebih hemat dan lebih murah kan. 
  3. Bisa untuk menambah pendapatan. jika yang no 1 di atas adalah sistem iuran tidak untuk tujuan komersil, nah yang no 2 ini yaitu kita bisa memanfaatkan RT RW Net sebagai ladang penghasilan kita. Misalkan kita membayar tagihan 400rb per bulan ke provider, kemudian ada tetangga kita yang gabung sebanyak 10 rumah, dan setiap rumah kita beri tarif 100/bln.

  4. 10 rumah x 100rb = Rp 1.000.000
    1.000.000 - 400.000 = Rp 600.000 
    dari hitung hitungan di atas kita akan mendapat 1 juta dari hasil iuran 10 rumah. Kemudian kita membayar ke provider internet (isp) Rp 400.000. Sisa Rp 600.000 ini adalah laba kita.  itu baru 10 rumah Bayangkan saja kalau yang bergabung ke wifi kita ada 30 rumah. sudah berapa tuh keuntungannya hehe.
    Namun permasalahannya ada Provider yang melarang menjual kembali internetnya, sebut saja Indihome. Dia tidak membolehkan menjual bandwith internetnya, mungkin karena takut kehilangan pelanggan hehe. Tapi ada juga provider yang membolehkan menjual kembali bandwith internetnya. Bagaimana kita menyikapi? menurut saya, bagi pelaku usaha RT RW Net yang digunakan untuk jualan yaitu akadnya diperjelas atau dirubah niatnya yang awalnya menjual bandwith menjadi memberikan bandwith secara cuma-cuma kepada tetangga hanya saja tetangga perlu membayar untuk biaya sewa alat dan perawatan. Nah kalau begini akan enak. 

Kekurangan RT RW Net

  1. Kecepatan bisa jadi Lemot. Ya tentu jika banyak pengguna tanpa diimbangi dengan speed yang besar maka bisa menjadi lemot wifi kita
  2. Tetangga telat bayar. Biasanya ada saja tetangga yang telat membayar iuran atau bahkan lupa membayar sehingga kita sebagai pemilik wifi menjadi rugi.

Nah itu adalah kelebihan dan kekurangan membuat jaringan wifi satu desa. Kalau alat-alat yang dibutuhkan yaitu
  1. Sumber internet (misal indihome, mnc play dll)
  2. Router / Access Point (untuk ditempatkan dirumah tetangga atau diluar rumah biar wifi bisa diakses banyak orang)
  3. Mikrotik (untuk mengatur kecepatan Bandwith)
  4. Kabel LAN (sebagai penghubung router dan alat lainnya)
  5. Tiang (untuk menaruh Access Point, agar wifi kita bisa diakses jarak jauh)
Untuk cara penggunaan alat-alatnya lebih lanjut akan dijelaskan di artikel lain :)

semoga bermafaat

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)